KBB, WIPNET– Suasana haru, bangga, dan penuh kebahagiaan mewarnai kegiatan pelepasan peserta didik, santri dan santriwati sekaligus kenaikan kelas di Pondok Pesantren Daarul Ahkaam yang berlokasi di Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
VIDEO LIPUTAN :
Kegiatan yang digelar di halaman Pondok Pesantren Daarul Ahkaam tersebut berlangsung meriah dan khidmat dengan dihadiri berbagai unsur pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para wali santri dan wali murid.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, Ketua Pondok Pesantren, Komite Sekolah, Pengawas Pendidikan, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, Pemerintah Desa Citalem, para guru, ustaz dan ustazah, serta para orang tua siswa dan santri.

Sejumlah ulama dan tokoh masyarakat yang hadir di antaranya Ustaz Encep Ishak, M.Pd selaku Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Ahkaam, KH Syahid Zaenuddin selaku sesepuh, KHQ Cecep Abdullah Syaid, M.Pd, KHQ Rifat Aby Syaid, M.Pd, KHQ Asep Burhan, KH Ahmad Yusuf, Ustaz Qori Basri Alwy selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Furqon, AA Rubagus Gozali selaku Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Hijrah, serta Ustaz Iyon Muhammad Ismail.
Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting bagi para siswa dan santri yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan formal maupun pendidikan kepesantrenan. Selain sebagai ajang pelepasan dan kenaikan kelas, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas capaian belajar para peserta didik selama menimba ilmu di Pondok Pesantren Daarul Ahkaam.
Acara juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara pihak sekolah, pengurus pondok pesantren, para orang tua siswa dan santri, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini turut mendukung perkembangan pendidikan di lingkungan pesantren.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan penampilan bernuansa Islami yang dibawakan para santri. Penampilan tersebut berhasil memukau para tamu undangan serta menghadirkan suasana religius yang sarat dengan nilai-nilai keislaman, sehingga mendapat sambutan hangat dari seluruh hadirin.
Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Ahkaam, Ustaz Encep Ishak, M.Pd, bersama Kepala Sekolah menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Mereka juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga acara dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.
“Perpisahan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kami berharap para siswa dan santri terus belajar, berprestasi, menjaga akhlak, serta membawa nama baik sekolah dan Pondok Pesantren Daarul Ahkaam di mana pun berada,” ujarnya.
Ia juga mengajak para lulusan tingkat MI dan MTs agar melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, termasuk tetap melanjutkan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Daarul Ahkaam bagi yang berkeinginan memperdalam ilmu agama.
Pada kesempatan tersebut, Ustaz Encep Ishak, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua siswa dan orang tua santri yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada Pondok Pesantren Daarul Ahkaam dalam mendidik putra-putri mereka.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh orang tua siswa dan santri atas dukungan, kepercayaan, serta kerja sama yang telah terjalin selama ini. Terima kasih juga kepada seluruh tenaga pendidik, dewan guru, ustaz dan ustazah yang telah dengan penuh keikhlasan membimbing para peserta didik,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama juga diselenggarakan Kafiah Akhirussanah yang dirangkaikan dengan Tasyakur Walimatul Khitan putra bungsu Ustaz Encep Ishak, M.Pd, yakni Muhammad Abidzar Zafran Zahwa Ishak, sehingga semakin menambah nuansa syukur dan kebersamaan dalam acara tersebut.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, pemberian penghargaan kepada para siswa dan santri berprestasi, serta sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan. Momen penuh makna ini menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan sekadar proses belajar, tetapi juga membentuk generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
(Miswanto)
