Bapenda Kabupaten Bekasi Dan PLN Cikarang Perkuat Sinergi, Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah

Bagikan ke :

CIKARANG PUSAT – WIP. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi tancap gas terus upaya meningkatkan PAD tahun 2026 ini. Upaya upaya tersebut dijalankan secara maraton untuk mendapatkan hasil yang lebih baik demi keberlanjutan Pembangunan di Kabupaten Bekasi. Sebelumnya Bapenda akan berusaha meningkatkan PAD tahun ini sebesar 3.8 T melalui skema turun langsung ke berbagai tempat seperti event event yang ada di kabupaten Bekasi. Salah satunya dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Cikarang.

Sementara itu Bapenda Kabupaten Bekasi Senin(20/04/2026) memberikan apresiasi atas komitmen PT PLN (Persero) UP3 Cikarang dalam menjaga ketepatan waktu penyetoran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) serta konsistensi penyajian data yang akurat. Langkah ini dinilai memberikan dampak positif bagi optimalisasi penerimaan daerah.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menyatakan bahwa sinergi antara Bapenda dan PLN Cikarang telah berjalan dengan baik dan mendukung pengelolaan pendapatan daerah secara transparan dan akuntabel.

Di Kabupaten Bekasi, pelanggan listrik disupport oleh beberapa perusahaan, salah satunya adalah PLN Cikarang. Kami sangat mengapresiasi komitmen yang ditunjukkan melalui penyetoran PPJ yang tepat waktu serta didukung oleh data yang akurat. Hal ini sangat membantu kami memastikan pengelolaan pendapatan daerah berjalan secara transparan, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Iwan Ridwan.

menambahkan bahwa akurasi data yang disampaikan PLN tidak hanya membantu proses administrasi, tetapi juga menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan fiskal daerah. Data yang valid memungkinkan pemerintah daerah untuk merumuskan langkah strategis yang lebih efektif, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Iwan juga menegaskan bahwa pihaknya membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan PLN, termasuk dalam edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pembayaran listrik, yang secara tidak langsung berkontribusi pada penerimaan daerah melalui PPJ.

“Ke depan, kami berharap sinergi ini dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam pengelolaan pendapatan, tetapi juga dalam edukasi publik dan pemanfaatan layanan digital. Harapannya, masyarakat dapat merasakan layanan yang semakin mudah, transparan, dan efisien,” tambahnya.

Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menyatakan bahwa PLN berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan sekaligus mendukung pemerintah daerah melalui pengelolaan PPJ yang tepat waktu dan akurat.

“Sinergi dengan pemerintah daerah adalah bagian penting dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem pelayanan publik yang terintegrasi dan berkelanjutan. Menurut Sugeng, PLN akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan layanan kelistrikan yang optimal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Selain membahas pengelolaan PPJ, kedua pihak juga menjajaki peluang kerja sama dalam agenda transisi energi. Salah satu fokusnya adalah mendorong pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari upaya bersama menuju penggunaan energi yang lebih. ADV/ ROBERT ST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *