3 November 2026

Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Ferry Parluhutan Sirait,Dukung Program Layanan Kesehatan Lintas Wilayah

0
DPRD
Bagikan ke :

Cikarang Pusat – WIP.
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi dr.Ferry Parluhutan Sirait mendukung penuh program yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kota. Hal dikatakan kepada WIP Selasa,(03/11/2026) ketika diminta tanggapannya mengenai Manfaat atas program yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut.

Ferry Parluhutan Sirait mengatakan bahwa suatu terobosan baru dalam memanusiakan manusia melalui program kesehatan lintas Daerah sangat berguna bagi warga Jawa Barat. Boleh kita bayangkan jika seseorang melakukan perjalanan ke daerah lainnya di Jawa Barat namun di dalam proses perjalanan dia sakit maka dia berhak atas keselamatan nyawanya melalui layanan pengobatan yang baik dari daerah di mana dia sedang sakit.

Menurut Ferry Parluhutan Sirait yang juga sebagai anggota Komisi IV dari Fraksi P-DIP ini bahwa hal tersebut juga sejalan dengan rencana BPJS kesehatan Nasional yang akan di mulai dilakukan tahun depan. Dan saat ini sedang diuji coba di beberapa wilayah di Indonesia. BPJS kesehatan Nasional Indonesia melakukan berbagai penyempurnaan bagik sistem rujukan juga demi kemajuan pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat luas. Dan bila sistem rujuk tersebut berhasil maka akan dilaksanakan pada tahun depan secara Nasional.

Sementara itu kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr Arief Kurnia kepada media ini mendukung penuh program tersebut. Menurut Kadiskes Kabupaten Bekasi bahwa hal itu sejalan dengan hasil rapat Koordinasi bersama Kepala Daerah se-Jawa Barat yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kantor Wali Kota Depok, pada awal bulan Oktober lalu.

Menurut Arief Pertemuan tersebut membahas penguatan layanan kesehatan, evaluasi penurunan angka kematian ibu (AKI), percepatan penurunan stunting, layanan bagi tenaga kerja non formal serta kerja sama layanan dengan rumah sakit di wilayah Provinsi Jawa Barat, Serta dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Layanan dengan Rumah Sakit.

Sementara itu Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, keterlibatan Pemerintah Provinsi dalam skema tersebut menjadi bagian penting agar pelayanan kesehatan dapat diberikan tanpa membatasi wilayah asal pasien sebagai satu kesatuan dalam Provinsi Jawa Barat.

“Jangan sampai ke depannya pasien-pasien itu terbengkalai. Siapapun orang Bandung atau Indramayu sakit di Bekasi, layani di Bekasi, begitu juga orang Bekasi yang sakit di daerah lain harus dilayani dengan,” katanya.

“Inilah kesepakatan yang hari ini kita buat dan jaga. Jadi orang Bekasi sakit di manapun di wilayah Jawa Barat, harus tetap mendapatkan pelayanan,” ujarnya.

Selanjutnya bahwa kerja sama layanan kesehatan juga mencakup penanganan masyarakat dengan kondisi tertentu yang belum mendapatkan jaminan melalui BPJS, termasuk korban kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kasus-kasus yang tidak bisa ditanggung BPJS nanti akan dicover melalui kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat,termasuk kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Pemerintah Kabupaten Bekasi siap untuk melayani kasus-kasus yang berat seperti itu,” ujarnya.

Pelayanan lintas Daerah ini menjadi inovasi penting yang digulirkan oleh Gubernur Jawa Barat KDM dan menjadi percontohan di Indonesia. Hal semacam ini perlu didukung oleh Para pemangku kepentingan di Jawa Barat dan paraStakeholder lainnya demi kemajuan Jawa Barat kedepannya. ADV/ ROBERT ST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *