Optimalkan Pendapatan, Perumda Tirta Bhagasasi Lakukan Evaluasi Menyeluruh Terhadap KerjaSama Pengadaan Air Curah

Bagikan ke :
■ Foto : Dirut Perumda Tirta Bhagasasi | Reza Lutfi

BEKASI – | WIP — Jajaran Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi Perusahaan Umum Daerah
(Perumda) Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi, menyepakati langkah strategis untuk melakukan
evaluasi menyeluruh terhadap semua perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga,
Khususnya terkait pengadaan air curah.

Langkah ini diambil guna memastikan seluruh kemitraan tetap berlandaskan pada prinsip
saling menguntungkan (mutual benefit) demi keberlanjutan bisnis Perusahaan dan
Pelayanan maksimal kepada masyarakat luas khususnya Warga yang ada di Kabupaten Bekasi.

Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi, Ani Gustini, menegaskan
bahwa evaluasi ini merupakan hal yang wajar dalam praktek bisnis apabila implementasi
di lapangan dinilai sudah tidak sesuai dengan kesepakatan awal dan melihat kondisi saat ini.

“Terlepas siapa para pendahulu Direksi yang saat itu melakukan kerja sama, jangan
menjadi halangan. Kita jangan melihat ke belakang, tapi lihat prospek ke depan apakah
kerja sama itu masih menguntungkan,” ujar Ani Gustini dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh Jajaran Dewan Pengawas (Dewas), Direksi, dan para pemangku Jabatan terkait di Kabupaten Bekasi pada awal
April 2026 ini.

Senada dengan Ketua Dewas, Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi,
menyatakan bahwa penguatan aspek bisnis dan efisiensi menjadi fokus utama
manajemen pada tahun anggaran saat ini. Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi momentum
evaluasi kinerja Triwulan Pertama tahun 2026 bagi seluruh Kepala Cabang, Kepala
Cabang Pembantu, hingga Kepala Bagian di lingkungan Perumda Tirta Bhagasasi.

Sebagai informasi, kerja sama pengadaan air curah dengan badan usaha swasta telah
dilakukan sejak tahun 2011. Langkah ini diambil di masa lalu sebagai solusi atas
keterbatasan penyertaan modal Pemerintah Daerah saat itu dalam memenuhi kebutuhan
air bersih masyarakat Bekasi. Beberapa mitra yang terlibat di antaranya adalah PT Moya Bekasi Jaya, Grenex, Waterindo, Mahameru Group, dan mitra lainnya.

Melalui evaluasi ini, Perumda Tirta Bhagasasi berkomitmen untuk memetakan kembali potensi kerja sama yang ada agar tetap relevan dengan kondisi ekonomi dan operasional Perusahaan saat ini.

“Fokus kami adalah masa depan perusahaan. Setiap kerja sama harus memberikan
kontribusi positif bagi kesehatan finansial perusahaan agar kami bisa terus meningkatkan
cakupan layanan air bersih bagi warga Bekasi,” pungkas Reza Lutfi Kepada Awak media Rabu, (01/04/2026). ADV/ROBERT ST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *