KABUPATEN BANDUNG, WIP — Semangat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa hangat di tengah masyarakat Kampung Ciheulangtonggoh RW 17, Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Kemeriahan tersebut terlihat saat warga menggelar rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81 pada Minggu (30/8/2026). Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, berkumpul dan berbaur dalam suasana penuh kegembiraan serta kebersamaan.

Rangkaian kegiatan berlangsung meriah sejak pagi hingga malam hari. Berbagai hiburan dan kegiatan rakyat digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ungkapan kegembiraan masyarakat dalam memperingati momentum kemerdekaan Indonesia.
Namun, ada satu penampilan yang berhasil mencuri perhatian dan menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perayaan tersebut, yakni penampilan tarian yang dibawakan anak-anak warga setempat.
Dengan penuh keberanian dan rasa percaya diri, putra-putri kecil Ciheulangtonggoh tampil di hadapan masyarakat. Meski masih berusia anak-anak, mereka mampu menunjukkan kekompakan, keberanian, serta semangat yang membuat suasana perayaan semakin meriah.
Gerakan tarian yang lincah dan kompak tersebut sontak mendapat sambutan hangat dari para penonton. Tepuk tangan dan sorak dukungan terdengar dari warga yang menyaksikan penampilan mereka.
Bagi masyarakat yang hadir, penampilan anak-anak tersebut bukan sekadar hiburan. Ada rasa haru sekaligus kebanggaan ketika melihat generasi muda berani tampil dan mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan.
Melalui seni dan kreativitas, anak-anak tersebut turut menunjukkan rasa cinta terhadap tanah air. Semangat nasionalisme dan kebersamaan pun seakan diwariskan kepada generasi berikutnya melalui kegiatan sederhana yang digelar di lingkungan tempat tinggal mereka.
Kemeriahan perayaan HUT RI ke-81 di Kampung Ciheulangtonggoh juga menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong dan persaudaraan masyarakat. Warga bersama-sama menjaga tradisi perayaan kemerdekaan sebagai ruang untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus mempererat hubungan antarsesama.
Perayaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa makna kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara atau kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kebersamaan, kreativitas, gotong royong, serta kesempatan bagi anak-anak untuk tumbuh dengan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap bangsa.
Semangat kemerdekaan pun terus hidup di Kampung Ciheulangtonggoh RW 17. Dari generasi ke generasi, rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia diwariskan melalui kebersamaan dan kegiatan positif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
(UD)
